Sunday, January 11, 2026

Perangkat Lunak yang Ingin Saya Pelajari Kembali di Tahun 2026

 

 

Pada tahun 2022 lalu, saya pernah membagikan artikel terkait perangkat lunak yang wajib dipelajari oleh praktisi yang memiliki latar belakang dari teknik sipil (baca disini). Tapi setelah dua tahun berlangsung, saya merasa tidak perlu untuk menguasai semua perangkat lunak, yang penting menguasai 1 atau 2 perangkat lunak yang memang terkait dengan studi atau pekerjaan kita.

Bahkan ketika Anda sedang mencari pekerjaan sekalipun, dan ketika saya juga dalam periode-periode mencari pekerjaan alias pengangguran, saya juga lebih senang mempelajari perangkat-perangkat lunak yang memang saya ketahui saja. Hanya saja, yang saya lakukan adalah mengerjakan ulang bentuk-bentuk kasus lama, kasus baru namun bentuknya kurang lebih sama dengan yang saya temui di lapangan, maupun kasus-kasus baru. Misalnya seperti pemecahan kasus-kasus dengan bentuk kondisi yang baru, saya akan menghabiskan waktu untuk cari-cari tips di situs-situs edukasi terkait topik ataupun video-video tutorial di YouTube.

Kalau itu sih saya. Toh pada intinya semua perangkat-perangkat itu memberikan fitur-fitur yang kurang lebih sama dengan tujuan yang sama. Lagipula, saya masih punya agenda lain yaitu mempelajari kembali 3 bahasa asing dan mendapatkan sertifikat bahasa seperti yang sudah saya sampaikan di artikel saya yang sebelumnya (baca disini)

Namun, jikalau kalian tetap ingin mempelajari beragam perangkat lunak dengan harapan memperbesar peluang di terima oleh perusahaan idaman, ya itu juga sangat dipersilakan.

Jadi, berikut adalah daftar perangkat lunak yang ingin saya pelajari kembali di tahun 2026.

1) AutoCAD 2D

2) Revit

3) Civil 3D

4) Ms.Excel

5) Ms. Project (belajar ini saja ketimbang Primavera ataupun Procore, toh intinya sama dan beberapa perusahaan juga masih banyak yang pakai Ms.Project bahkan ada masih bikin kurva-S dengan Ms.Excel saja)

6) HEC-RAS

7) ETABS

8) STAAD.Pro

9) SAP2000

10) SketchUp


Karena selama dua tiga tahun berlangsung saya tidak terlalu sering berkaitan dengan mapping yang gimana-gimana, jadi kayak AutoCAD Map, ArchGIS, QGIS, tidak pernah saya handle makanya saya buang dari daftar.

Pemodelan geoteknik dan semacamnya, tidak pernah saya handle juga makanya saya buang dari daftar.

Perangkat-perangkat lunak untuk BIM, saya cukup fokuskan ke 1 saja yaitu Revit dan Civil 3D. Sebenarnya, Naviswork bagus, tapi spesifikasinya lebih cocok untuk teknik industri dan teknik mesin, bukan untuk saya. Toh masih lebih banyak yang pakai Civil 3D ketimbang Naviswork jika kita berbicara soal teknik sipil.

Dulu saya juga sempat menggilai ArchiCAD, cuma ya sudahlah, jika saya benar-benar punya banyak waktu luang, saya mungkin akan mempertimbangkan untuk kembali mempelajari ArchiCAD. Memang benar ada beberapa perusahaan yang pakai ArchiCAD tapi mungkin...ya nanti-nanti saja saya pelajari kembali. Tekla juga bagus, tapi ya itu, nanti-nanti saya pelajari kembali. Saya benar-benar butuh waktu untuk mempelajari bahasa-bahasa asing itu karena tujuan scholarship saya di tahun 2027 nanti.

Oke mungkin ini saja yang sekedar ingin saya bagikan sekaligus jadi reminder buat saya di sepanjang tahun 2026. Intinya, ya kerja seperti biasa, belajar supaya lulus CPNS, belajar kembali softwares lama, dan belajar 3 bahasa asing supaya bisa lolos scholarship di tahun 2027.



Perangkat Lunak yang Ingin Saya Pelajari Kembali di Tahun 2026

    Pada tahun 2022 lalu, saya pernah membagikan artikel terkait perangkat lunak yang wajib dipelajari oleh praktisi yang memiliki latar bel...